Standard Kebenaran dalam Islam tidak Mengikuti Mekanisme Pasar

  • ktk kebenaran diserahkan pada manusia dan sejarahnya, maka kebenaran jd relatif , manusia jd berlagak seperti tuhan, menjadi mizan kebenaran
  • judgement benar dan salah ditimbang dengan rasa manusia … tdk salah adalah sebuah judgement juga
  • termasuk ketika kita memandang LGBT atau perilaku seks menyimpang lainnya spt seks dg hewan, dg mayat, dg pohon dll
  • benar salah akan tergantung oleh worldview yang dipakai oleh org tersebut
  • liberal konsepnya bingung tiada akhir , benar dan salah mengalir , tergantung sejarah memutuskan
  • dulu LGBt dianggap menyimpang, skrg dianggap tdk. pedofili skrg dianggap menyimpang, kemudian hari bs tidak. kebenaran ikut mkanisme pasar
  • seks pada mayat, hewan dan pohon misalnya dianggap perilaku menyimpang, jk konsisten liberal, seharusnya juga dianggap tdk menyimpang
  • beda dg islam, standar kebenarannya gak lari2 … tdk dilepaskan pada sejarah. mizan kebenarannya sudah jelas: alquran dan sunnah
  • kebenaran dlm konsep liberal seperti harga BBM sekarang , sangat relatif , tergantung pasar. beda dg konsep islam
  • alquran sudah final , ini mixan kebenaran hg manusia terakhir. kebenaran tdk dilepaskan pada sejarah, sejarah justru yg hrs dipandu alquran
  • dulu LGBT dicibir, skrg diterima di seluruh AS. kaum pedofili sdg menempuh jalan yg sama yg ditempuh kaum LGBT
  • jk standar kebenarannya adalah “yg penting tdk mengganggu org lain” “yg penting suka sama suka” byk sekali yg hrs jd benar
  • maka seks dg binatang tdk boleh dianggap menyimpang. seks dg binatang baru dianggap menyimpang jk binatangnya punya org lain
  • jk kaum LGBT menganggap kelainannya adalah normal, maka kaum pedofili pun merasa begitu. mrk merasa orientasi seksnya given
  • yg orientasi seksnya kpd binatang, kepada mayat, kpd pohon atau tiang listrik juga akan merasa ini sesuatu yg given. toh ga ada yg dirugikan
  • kaum pedofili akan berargumen, jk anak kecilnya mau diajak , apa masalahnya? suka sama suka
  • orientasi seks pd mayat, binatang, pohon atau tiang listrik gak pernah final jk standarnya liberal. salah hr ini belum tentu salah esok hari
  • bahkan dalam Islam , jangankan seks dg sesama jenis … seks dg lain jenis tp tdk diawali dg pernikahan sudah divonis salah
  • bs gak kita yg normal terbiasa santun, trus skrg juga berubah jadi menebar caci maki dan kata2 kotor? bs pake banget
  • bahkan seks dg lain jenis dlm pernikahan pun dianggap menyimpang oleh islam jk jumlah istrinya lebih dr empat (kecuali nabi)
  • kita yg skrg normal skrg bisa gak mendadak menyimpang, seks dg yg bukan istri kita? bisa pake banget
  • ini soal memperturutkan syahwat saja … yg normal bs gak skrg juga jd gay atau pedofili? bisa pake banget
  • kita yg normal bs gak skrg jd menyimpang, seks dg binatang, mayat, pohon atau tiang listrik? bs pake banget. dan bs sebaliknya
  • tinggal mau apa nggak memperturutkan syahwat
  • dulu pernikahan anak2 itu dianggap biasa , tahun 1900 an, belum lama, negara bagian di AS menetapkan batas usia pernikahan adalah 7 tahun
  • kemudian skrg dinaikkan jadi 17 atau 18 tahun. pernikahan dibawah usia ini dianggap salah.
  • dalam islam standarnya ajeg , bukan usia tp sudah baligh apa belum
  • dulu kata “homo” dijadikan kosa kata utk mengejek … di barat jk kata ini digunakan utk mengejek maka kena kasus lho
  • skrg kata “pedofili” konotasinya negatif, di kemudian hari mungkin akan sama dg kata “homo” . kebenaran ikut mekanisme pasar
  • itulah pentingnya menjadikan islam sbg standar nilai, biar manusia gak lelah mengejar2 kebenaran yg seolah2 berlarian terus
  • ini soal fikrah atau worldview
  • contoh yg bagus , syekh puji misalnya .. andaikan beliau hidup di AS di tahun 1900 an , maka apa yg dilakukannya dianggap benar, biasa aja
  • contoh poligami, zaman yesus biasa aja , bahkan yesus diduga kuat melakukannya. skrg sbagian org kristen meyakini itu salah. mekanisme pasar
  • skrg poligami dianggap salah, era kakek nenek sy atau istri sy dan generasi beliau mayoritas poligami. kebenaran diserahkn pada rasa manusia
  • jadi cuma islam, agama atau panduan hidup yg standar kebenarannya gak ikut mekanisme pasar . krn justru islam hrs jd rujukan pasar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s